Kamis, 28 Desember 2017
ketika cukup memang telah cukup
tersimpan rapat disudut hati
hanya sesekali didatangi untuk merenungi
mempelajari yang sudah terjadi
dia yang tidak pernah berubah dalam goresan pena
yang pernah singgah dalam puisi rasa
biar dia menjadi sastra bagi penikmatnya
halo kamu
ku rindu, tapi bukan berarti ingin bertemu
hanya mengingat syahdu
semua udara yang telah berlalu
~suddenly, kang marwan (alm), bin fachry, dan vidi KW
Minggu, 17 Agustus 2014
Sajak Random
Kalau saja langit itu datar
Aku bisa terus berkelana
Melangkah dengan kakiku
Hingga ku temukan ujung semua perjalanan
Rembulan bisa tenang menghias malam, tanpa harus menjadi sabit
Aih, aih, siapa ku lihat disana
Wanita penghitung helaian rambut
Diujung lainnya ku temukan juga lelaki penghitung bintang
Diatas sana, nenek penyayang kucing dan kakek petani
Juga layang layang abadi yang terbang hampir setiap malam
Malam dengan gelap dan dinginnya
Langit nyatanya tak sepadan dengan bumi yang teramat kecil
Aku jengah mereka disandingkan tanpa harapan
Begitu juga rembulan dan mentari
Nyanyian sudah menjadi racau si biduawanita
Ia hanya mengeluarkan rasanya saja
Dan aku kira itu adalah lagunya
Minggu, 15 Juni 2014
bintang marsha
Selamat malam marsha
Kau bisikan rindu pada angin
Tapi untuk siapa sebenarnya itu kau tujukan?
Karena angin tak hanya berhembus pada dia
tetapi padaku juga
Seperti drama drama yang kulihat di layar kaca dan layar perak
Karena dia datang tak memilih
Karena aku juga tak mau memilih
Seperti halley yang singgah pada masanya
Karena malam ini aku melihatmu berkelip disana
Padahal sebelumnya aku hanya mengagumi rembulan
Karena hanya kau yang seolah berkelip padaku
Karena mungkin saja kau berkelip pada semua penikmat malam
Hai marsha
Aku diam bukan berarti tak ingin
Aku teriak bukan berarti memaksamu
Karena memang selalu aku nikmati sepanjang waktu malam
Ada maupun tiadanya kamu...
22.44. 15.06.14.
Kamis, 30 Mei 2013
geje
teraba
terlihat
dan terasa
tapi dingin...
air selalu bergemicrik
saat sirkulator memainkan peranannya
hanya malam
gelap
juga lampu
Rabu, 06 Mei 2009
Pusing..
pengen libur terus... padahal bru kemaren udh libur..
argh.. asa penat!!
sejak beberapa waktu lalu..
pengen membahas dan meneliti serta menelaah sesuatu lagi, tapi gada waktu. ga sempet.
hmm.. pengen ky dulu.. santai tapi prestasi dapet lumayan..
hmm.. kapan ky gt lagi?
Sabtu, 08 Juli 2006
Sebuah kisah memiliki artian bahwa
kisah adalah momen kejadian yang diceritakan kepada orang lain.. Namun,
bila kita tidak menceritakan momen tersebut kepada orang lain, apakah akan bisa
disebut sebuah kisah?
Berbeda dengan kisah - atau lebih
tepat mungkin bila disebut sebuah momen - kali ini yang enggan diceritakan. Ya,
sebetulnya apa yang ingin ditulis jika tak ada yang ingin diceritakan. Tapi ini
adalah sebuah abgian dari kehidupan yang menyisakan tawa dan rasa perih di dalam
hati.
Izinkanlah saya menuangkan perasaan
dari sebuah momen dari kehidupan yang mungkin takan pernah terungkap untuk
selamanya. Dan, goresan tinta yang dulu terpatri dalam sebuah buku harian,
selamanya akan menjadi sebuah kenangan bagi anak adam yang samasekali tak
memahami arti dari kehidupan.
Seharusnya dia tak pernah memula momen
ini. Momen yang lebih menyisakan perasaan yang salah. Salah bagi alam semesta,
bagi semua jagat raya. Karena momen ini bagai rahasia alam. Ya, alam yang
menjadi saksi bisu bagi momen yangs ebetulnya tak berharga. Apalagi dengan
puluhan peti emas.
Musim panas tahun lalu menjadi sebuah
saksi dibuatnya tekad dalam memulai lembaran kehidupan baru. Dengan rasi orion
sebagi saksi betapa perihnya hati ini. Dengan bulan purnama sebagai teman
lamunan. Tak berarti sebuah tekad itu takan teruwjud.
Musim panas di tahun pohon pun akan
menjadi sebuah saksi bagi momen lain. Momen dimana hati ini terluka dan terobati
hingga hilang bersama masa. Masih bersama jutaan bintang dan bulan punama
Leonardo da Vinci masih menunggu Monalisa untuk bersamanya.
Diterangi sebuah lilin manusia
serigala masih menunggu pembebasan kutukan hati. Masih terus berharap karena
jutaan kata pujangga masih terus teralun dari sang penyair. Dan penyarir hilang
bersama lelehan lilin menjadi tak berharga.
Masih ada Alpha Centauri sebagai
pelita, karena dia lebih terang dari sang surya. Nebulae tak lelah
melahirkan bintang bintang yang lebih terang.
--****-- [4th*]