Selasa, 11 Oktober 2016

duha

Hei duha
Kau jelang siang, menantinya dengan teh camomile
Padahal bisa saja kau bersimpuh diatas sajadah
Indah memang rasa dunia
Tapi lebih nikmat syahdu akhirat

Menyadari setiap detik berlalu menuju dzuhur
Ia berlalu bersama matahari yang semakin meninggi
Ia menuju barat, akhir pencarian setiap jiwa

Kemana langkah ini menuju,
aku punya rencana

Tapi kemana angin berhembus,
kemana air mengalir
kemana awan bergerak
kemama dandelion pergi
Tuhan punya cerita

Ah, aku menanti juga pada akhirnya
Aku merajut rasa
Aku memadu syahdu

Selasa, 02 Agustus 2016

Tidak Tahu

Aku benar-benar tidak tahu
Aku selalu menyerah pada rasa kecutku saat kau mulai menghantui lagi
Bahkan aku hampir selalu menyembunyikan diriku dari pandanganmu

Aku benar-benar berharap kisah kita tidak pernah terjadi sebelumnya
Aku benar-benar menyerah pada gentarku
Aku hampir selalu tidak pernah bisa berharap apapun tentang kamu

Kamu nyata, tapi maya
Aku berharap kamu hanya benar di alam mimpi
Aku bahkan takut berharap
Aku benar-benar menyerah
Pada rasa, pada asa

Tapi jejakmu nyata, sosokmu maya
Aku berharap ini salah
Aku tidak tahu, aku benar-benar tidak tahu
Aku benar-benar menyerah

Aku tidak tahu
Aku pikir aku mungkin harus bertahan dalam jeruji
Aku pikir aku mungkin harus mengakar pada bumi
Aku rasa aku ingin bahagia
Aku meminta, aku ingin yang terbaik

Sabtu, 16 Juli 2016

Pelangi

Waktu dea keluar dari hivi! Rasanya sedih... nomore suara mirip rieka roeslan di musik ketje hivi!
Tapi waktu denger suara vokalis cewek hivi! yang baru, rasanya addict. Nemu lagi ectasy gue!
Well, selain suaranya yang indah, gue juga ngerasa lirik dan musik di single baru hivi! keren parah. Drugs tottaly!

Kamu tahu lirik yang mirip sama pemikiran gue sebulan belakangan ini.
"Bila tak ingin disini, jangan berlalu lalang lagi
Biarkanlah hatiku mencari cinta sejati
Wahai cintaku, wahai cinta sesaat...(?)"


If you know. If you see.